8 Cara Branding Usaha Makanan

Branding Usaha Makanan

Industri makanan dan minuman di Indonesia diproyeksi menjadi salah satu sektor andalan penopang sektor manufaktur dan ekonomi nasional. Banyak sekali pelaku usaha belum menyadari bahwa branding usaha makanan perlu dilakukan dari awal untuk sustain. Salah satu bagian dari branding bisa dengan melakukan upaya-upaya strategis untuk memacu daya saing agar mampu berkompetisi di tingkat global. Contohnya dengan meningkatkan mutu dan produktivitas serta efisien di seluruh rantai produksi.

Menurut Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika, menyampaikan optimis industri makanan dan minuman dapat tumbuh hingga 7% hingga akhir 2022. Dari data pertumbuhan industri FnB di Indonesia yang terus menunjukkan trend positif, membuat industri ini terlihat menarik untuk dilirik.

Pengertian branding

Branding adalah kegiatan mengaktivasi value atau keunikan dari usaha anda lewat berbagai kegiatan promosi di semua media. Sedangkan pengertian branding usaha makanan adalah proses menciptakan persepsi usaha makanan kita ke public lewat berbagai keunikan fisik dan non-fisik serta value produk makanan.

Berikut ini adalah 8 cara yang dapat membantu kita dalam membranding usaha makanan :

  1. Menentukan nilai keunikan produk makanan. Identifikasi nilai-nilai khusus produk seperti bahan-bahan makanan, proses pembuatannya yang unik atau pengolahannya.
  2. Membuat logo yang menarik. Logo yang tepat dan mudah dikenali dapat menjadi faktor penting dalam menciptakan kesan merek yang kuat.
  3. Menggunakan warna identitas yang tepat. Warna dapat mempengaruhi persepsi calon pembeli terhadap merek.Gunakan warna yang mudah dikenali dan diingat.
  4. Menciptakan slogan dan tagline yang efektif. Slogan dan tagline yang benar dapat memperkuat kesan merek di benak calon konsumen.
  5. Menggunakan media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, Tiktok untuk membangun kehadiran merek usaha makanaan. Posting konten yang menarik dan berguna serta berinteraksi dengan calon konsumen dan pelanggan.
  6. Lakukan promosi di media cetak dan elektronik
  7. Berikan pelayanan yang terbaik kepada calon konsumen untuk membantu memperkuat citra merek dan menjaga kualitas produk yang dihasilkan.
  8. Tetap konsisten. Pertahankan citra merek dengan konsisten pada logo, warna, dan gaya yang digunakan di semua media dan juga promosi sehingga calon konsumen dan pelanggan dengan mudah mengenali produk dan memilihnya secara terus menerus.

Referensi :

https://landx.id/blog/menilik-geliat-industri-f-b-pasca-pandemi/
https://chat.openai.com/chat
https://ejournal.stebisigm.ac.id
https://www.pexels.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.